BUPATI SUMBAWA PIMPIN RAPAT SOSIALISASI PANDUAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN TAHUN AJARAN TAHUN 2020/2021 DIMASA PANDEMI COVID – 19.

BUPATI SUMBAWA PIMPIN RAPAT SOSIALISASI PANDUAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN TAHUN AJARAN TAHUN 2020/2021 DIMASA PANDEMI COVID – 19.

16 July, 2020

Bupati yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kab. Sumbawa Drs. H. Hasan Basri MM, bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 NTB, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kab. Sumbawa, Kabag Pemerintahan Sekda Kab. Sumbawa, Perwakilan Dinas Diknas, para Kepala Sekolah SD, SMP, SMA yang ada di Sumbawa, hadiri Rapat Sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Pada Kamis (16/7) Bertempat di Aula Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa.

Dalam Sambutan Tertulis Bupati Sumbawa, menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB di Kabupaten Sumbawa. Semoga semua upaya yang kita lakukan hari ini dapat bernilai ibadah di hadapan Allah SWT. Merebaknya pandemi Covid-19 telah menyebabkan Indonesia mengubah beberapa kebijakan pada sektor pendidikannya, seperti di tiadakannya kegiatan belajar mengajar tatap muka di Sekolah, proses PPDP yang  dilaksanakan secara daring, hingga di tiadakannya pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Langkah serupa juga diambil Pemerintah Kabupaten Sumbawa pasca munculnya kasus pertama Covid-19 di Kabupaten Sumbawa pada awal april 2020 yang lalu.

Dikatakan bahwa di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dimulai dari tanggal 13 hingga 15 Juli 2020 dapat laksanakan secara virtual atau dengan metode tatap muka secara langsung dengan menyesuaikan situasi dan kondisi sekolah masing-masing. Sementara itu Siswa Kelas 2 sampai Kelas 6 Sekolah Dasar dan Siswa Kelas 8 dan 9 SMP melaksanakan pembelajaran dari rumah sampai dengan tanggal 29 Juli 2020. Sedangkan kegiatan pembelajaran dengan metode tatap muka direncanakan akan dimulai pada awal Agustus mendatang.

Diakhir sambutan Bupati Berharap agar kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan  dan dipandang sangat relevan untuk dijadikan sebagai salah satu referensi bagi semua pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan, baik guru, orang tua murid, dan murid itu sendiri, sehingga proses pembelajaran di masa pandemi dapat berjalan optimal, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar