Update Penanganan Covid-19 Sumbawa, Orang Tanpa Gejala dan Pasien Dalam Pengawasan Bertambah (Release 31 Mei 2020)

31 May, 2020

Sumbawa Besar, InfoPublik. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa kembali meliris perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumbawa.

“Hari ini di Kabupaten Sumbawa terdapat penambahan 52 kasus Covid-19 dengan rincian Orang Tanpa Gejala bertambah 47 orang dan Pasien Dalam Pengawasan bertambah 5 orang”, ujar Kepala Dinas Kesehatan H. Didi Darsani selaku Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Sumbawa, pada Minggu siang (31/5/2020) di Posko Kesehatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa.

Selanjutnya, Haji Didi menjelaskan bahwa sebanyak 8,911 adalah Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) atau atau tidak ada penambahan dari laporan sebelumnya, dimana 8,682 orang diantaranya telah selesai melaksanakan isolasi mandiri. Dan sisanya 229 orang masih menjalani isolasi mandiri.

Lebih lanjut, dikatakanya bahwa terdapat 789 Orang Tanpa Gejala (OTG) tetapi memiliki hubungan erat dengan kasus yang terkonfirmasi positif dengan penambahan 47 kasus dari laporan sebelumnya, dimana 594 OTG telah selesai menjalani isolasi mandiri, dan terdapat 195 OTG masih melaksanakan isolasi mandiri.

Sampai saat ini perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 458 orang dan tidak ada penambahan dari laporan sebelumnya, dimana 450 Orang ODP selesai pemantauan dan 8 Orang ODP masih dalam pemantauan. Sedangkan Total kumulatif PDP dan Konfirmasi Positif COVID-19 sebanyak 107 orang atau bertambah 5 kasus baru.

Sebanyak 66 Orang adalah dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 54 Orang PDP dinyatakan sembuh (2 x swab negatif), 3 orang PDP meninggal dunia dan 14 orang masih dalam pengawasan di Rumah Sakit Provinsi NTB Manambai Abdulkadir, RSUD Kabupaten Sumbawa dan sebagian ditempatkan di Karantina Terpadu.

Dari 36 orang total terkonfirmasi positif Covid-19 dengan rincian klaster yaitu 1 orang meninggal dunia yang belum diketahui sumber penularanannya, 11 orang sudah dinyatakan sembuh, terdiri dari 1 orang dari Klaster Jakarta, 7 orang dari Klaster Gowa, 2 orang dari Kontak Erat Klaster Gowa, 1 orang dari Klaster Sukabumi.

Saat ini terdapat 24 Orang masih positif dan dirawat di Rumah Sakit yang terdiri dari 1 Orang Klaster Gowa, 5 Orang Kontak Erat dengan Klaster Gowa, 3 Orang Kluster Magetan, 1 Orang Nakes (Tenaga Kesehatan)  kontak erat dengan pasien positif dirawat di RSMA. 2 Orang kontak Erat dengan Klaster Gowa, 7 Orang kluster Magetan, 1 Orang kluster Magetan dan kontak erat dengan kasus nomor 263, 2 Orang Nakes (Tenaga Kesehatan)  kontak erat dengan pasien positif  dirawat di RSUD Sumbawa. 1 Orang tidak diketahui paparannya, saat ini di rawat di RSU Provinsi di Mataram dan 1 Orang kontak erat Kasus nomor 393 asal Lombok Barat, saat ini di rawat di RS Darurat Asrama Haji di Mataram.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa juga mengatakan bahwa transmisi lokal saat ini mulai tampak ada peningkatan setelah dilakukan tracing kontak terhadap para pasien positif Covid-19, yang ditandai salah satunya oleh peningkatan jumlah Orang Tanpa Gejala.

Oleh karenanya dihimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan kewaspadaan dengan selalu mengikuti arahan Pemerintah antara lain selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menghindari keramaian, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Bupati Sumbawa selaku Ketua Gugus Tugas mengharapkan partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi yang benar agar dapat dilakukan deteksi maupun penanganan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19”, ujarnya. Termasuk juga peran para Kepala Dusun, Kepala Lingkungan, Ketua RW, Ketua RT untuk selalu mengingatkan masyarakat agar bersama-sama memerangi Covid-19 dari lingkungan masing-masing, tambahnya.

Sampai saat ini aparat Gabungan TNI, Polri dan Satpol-PP terus melakukan pemantauan wilayah dan edukasi agar masyarakat mematuhi arahan pemerintah khususnya Protokol Kesehatan. Demikian juga para relawan antara lain Tagana, PMI, Pramuka terus melakukan penyemprotan disinfektan sesuai permintaan masyarakat maupun berdasarkan jadwal yang telah ditentukan.

Namun demikian, aktivitas masyarakat secara mandiri dan terpadu di masing-masing lingkungan terlihat terus menunjukkan peningkatan sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa, misalnya pengaktifan portal keluar masuk lingkungan, ronda malam dan lainnya.

“Pemerintah selalu menghimbau agar masyarakat mengindahkan arahan dan informasi Pemerintah untuk bersama-sama memutus penyebaran virus corona di Kabupaten Sumbawa serta persiapan secara bertahap pada tatanan normal baru sebagaimana yang telah disampaikan oleh Pemerintah Pusat”, pungkas Haji Didi. (ra/mckabsumbawa) 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar