Username    Password 
SELAMAT ATAS DILANTIKNYA BAPAK Drs. H.M HUSNI JIBRIL B.Sc SEBAGAI BUPATI SUMBAWA DAN BAPAK Drs. H. MAHMUD ABDULLAH SEBAGAI WAKIL BUPATI SUMBAWA PERIODE 2016-2021 TANGGAL 17 FEBRUARI 2016         # Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Web Admin Ruang Server Dishubkominfo Kantor Bupati Lt.3 Jl. Garuda No.1 Sumbawa Besar        
Agenda Pemerintah
  • 11 September 2015 - 20 September 2015
  • 27 Juni 2015 - 14 Agustus 2015
  • 19 Januari 2015 - 19 Januari 2015
  • 18 Januari 2015 - 18 Januari 2015
  • 17 Januari 2015 - 17 Januari 2015
  • Agenda Wisata
  • 11 September 2015 - 21 September 2015
  • 7 Desember 2013 - 7 Desember 2013
  • 3 November 2013 - 3 November 2013
  • 18 September 2013 - 29 September 2013
  • 8 Juni 2013 - 9 Juni 2013
  • Links
    Pengumuman
    Info Pasar
    Update 5 April 2016
    Galeri Video
    Prakiraan Cuaca
    Berita
    BERITA DAERAH

    INDEX BERITA DAERAH

    Jum'at, 13 Mei 2011, 11:06 WITA
    Sumbawa Mulai Operasikan ULP dan LPSE

    Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), segera beroperasi untuk mengadakan barang dan jasa daerah, menyusul dilaksanakannya launching lembaga tersebut yang berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (12/5).

    Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Ir Iskandar Damhoedji M.Ec.Dev, dalam laporannya, bahwa launching LPSE Pemkab  Sumbawa itu dirangkaikan dengan dimulainya pengadaan barang/jasa pemerintah melalui ULP serta penandatanganan Naskah Penetapan Kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Tahun 2011.

    ”Setelah launching dilanjutkan dengan sosialisasi LPSE dengan narasumber Kepala Subdit Pengembangan E-Proc LKPP Pusat Jakarta, Suryanto, S.Pd, M,Com,” ungkap Iskandar.

    Keberadaan LPSE jelas Iskandar sebagai unit kerja yang akan memberikan layanan pengadaan dan pelaksanaannya dilakukan secara elektronik.

    ”Lembaga yang  dibentuk  ini  merupakan pertama kalinya dilakukan di Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.
    Demikian pula dengan pengadaan barang/jasa pemerintah melalui Unit Pelayanan Pengadaan (ULP), meskipun cikal bakalnya telah dibentuk pada Tahun Anggaran 2010 lalu, namun belum dapat diimplementasikan saat itu karena masih dalam proses.

    Adapun dasar pelaksanaan ULP dan LPSE,yakni proses Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa Pemerintah, Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang APBD Kabupaten Sumbawa, Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 13 Tahun 2011 tentang Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Perbup Nomor 19 Tahun 2011 tentang Layanan Pengadaan Secara Elektronik Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

    Sementara kedudukan LPSE dan ULP Pemkab Sumbawa menurut Iskandar, merupakan Non Struktur yang berada dibawa koordinasi dan fasilitas Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (APP) Setda Sumbawa.

    Sementara untuk SDM pengelola LPSE maupun ULP menurut Iskandar, telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan diperbolehkan didalam Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan untuk mempersiapkan SDM tersebut, menurutnya telah dilaksanakan sosialisiasi dan pelatihan yang dilatih langsung dari LKPP Pusat belum lama ini di Sumbawa Besar dan dilanjutkan dengan Ujian Sertifikasi satu hari pada tanggal 6 Mei 2011.

    Untuk penetapan kinerja, dilaksanakan atas dasar amanat Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi.
    Lelang 173 Milliar

    Sementara untuk paket pekerjaan dijelaskan Iskandar, bahwa secara garis besar Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang akan dilaksanakan melalui LPSE dan ULP tahun 2011 ini telah diumumkan melalui Situs Pemkab Sumbawa yaitu www.sumbawakab.go.id, sebanyak 187 paket pekerjaan dengan total pagu anggaran Rp.132.562.218.350,-
    Paket tersebut katanya, proses pengadaan sebagian besar dilaksanakan melalui ULP Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
    Sedangkan paket pekerjaan yang dilaksanakan melalui LPSE Pemerintah Kabupaten Sumbawa pada Tahun ini dibatasi pada paket pekerjaan dengan kualifikasi Non Kecil sebanyak 5 paket dari Dinas Diknas  Sumbawa dengan total pagu Rp 21 Milliar lebih dan 4 paket dari Dinas PU Sumbawa, dengan total nilai 21 Milliar lebih.

    Sementara itu Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Arasy Muhkan dalam sambutanya,antara lain menyatakan bahwa Pemkab Sumbawa menyelenggarakan Launching dan Sosialisasi LPSE merupakan langkah pertama untuk kemudian secara bertahap akan terus berbenah menjalankan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai tuntutan peraturan per-undang-undangan yang berlaku.
    Pada saat yang bersamaan katanya, Pemkab Sumbawa juga akan menjalankan agenda reformasi birokrasi sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintah yang baik dan bersih.
    Untuk diketahui kata H An, bahwa selama ini fakta-fakta terkait  dengan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah kerapkali para pelaksana pengadaan dihadapkan pada masalah  serta pilihan-pilihan yang terbatas kemudian para penyedia barang/jasa (rekanan) pemerintah makin tumbuh serta semakin tinggi tingkat persaingan.
    Hal ini katanya membutuhkan kelancaran akses, transpransi  serta akuntabilitas proses.

    Persoalan ini katanya membutuhkan solusi terbaik secara bertahap dan sistematis, inilah kemudian yang menjadi titik tolak terbentuknya Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Pemkab Sumbawa  beserta DPRD Sumbawa berkomitmen untuk membentuk dan memulai penyelenggaraan LPSE pada Tahun 2011 ini.
    Demikian pula dengan ULP kata H An, Pemkab Sumbawa sudah membentuk sesuai dengan Perbup Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
    ”Semua ini dilakukan agar komponen penyelenggaraan Pemda dan masyarakat serta dunia usaha di Sumbawa ini dapat lebih siap dalam menghadapi dan memanfaatkan dinamika tuntutan perubahan pembangunan ini di masa-masa mendatang,” jelasnya.

    Untuk diketahui kata H An, bahwa LPSE dan ULP dua unit kerja yang berbeda baik secara kelembagaan maupun tugas dan fungsinya, namun keberadaannya akan saling menunjang satu sama lain khususnya dalam rangka pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih baik.
    Untuk LPSE jelasnya pada Tahun 2011 ini dibatasi pada layanan pengadaan barang/jasa pemerintah untuk paket pekerjaan dengan kualifikasi  Non Kecil (di atas 2,5 milliar), sehingga belum semua proses pelelangan pada Tahun 2011 dilaksanakan melalui LPSE.
    ”Saya berharap pada saatnya nanti akan terwujud pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih terbuka, adil, transparan, dan akuntabel dengan kadar yang jauh lebih baik dari sebelumnya, dan melalui ULP dan LPSE, saya harap kelemahan-kelemahan dalam proses pengadaan barang/jasa akan dapat teratasi,” demikian H Arasy Muhkan.




     





    Sumber : Admin-HU.GaungNTB
    Print Version | Beri Komentar


    Daftar Komentar


     

     

    Agenda Dinas
    Polling
    Galeri Usaha
    No Telp Penting
    Pemadam Kebakaran 23333
    PLN 123
    PMI Sumbawa 21594
    POLISI 22110
    RSUD Sumbawa 118
    Dari & Ke Sumbawa
    Pengunjung Hari ini
    Eureka Count 1040

    Total Pengunjung
    432082

    Home   |   Buku Tamu   |   Perizinan   |   Links   |   Site Map   |   Hubungi Kami
    Sambutan Bupati   |   Profil SKPD   |   Ke Sumbawa   |   Cerita Rakyat   |   Agenda   |   Forum Diskusi
    Copyright © Kabupaten Sumbawa. All rights reserved. Developed by Citraweb Nusa Infomedia.