|
INDEX BERITA
Selasa, 27 Juli 2010, 08:59 WITA
Sumbawa Alami Kemajuan Signifikan
Dalam lima tahun kepemimpinan Drs H Jamaluddin Malik dan Muhammad Jabir
SH (JM-MJ), pembangunan di Kabupaten Sumbawa mengalami kemajuan yang
signifikan. Hal ini dilihat dari lima aspek penting penyelenggaraan
pemerintahan sepanjang 5 tahun masa jabatan JM-MJ.
Seperti disampaikan oleh Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik dalam
LKPJ Akhir Massa Jabatan Periode 2005-2010 dalam sidang Paripurna DPRD,
kemarin, sepanjang tahun 2005-2009, realisasi pendapatan daerah terus
tumbuh dengan rata-tara 24,24 persen pertahun.
Dalam APBD Perubahan 2005, realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 254,72
miliar, sedangkan dalam APBD Perubahan 2009 menjadi Rp 585,45 miliar.
Ini berarti kata JM, pemeritah Sumbawa dapat meningkatkan kapasita
fiskal daerah sebesar Rp 330,73 miliar atau 130 persen.
Demikian juga dengan realisai belanja sambung JM, juga mengalami
peningkatan yang berarti. Pada tahun 2005, realisasi belanja daerah
hanya Rp 249,93 miliar, dan ditahun 2009 mencapai Rp 604,67 miliar atau
meningkat 142 persen dengan peningkatan rata-rata 35,48 persen per
tahun.
Untuk penyelengaraan urusan pemerintahan daerah, JM memaparkan
pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas mengalami pembangunan
yang pesat. Ini dibuktikan oleh semakin meratanya jumlah dan
ketersediannya sekolah. Jumlah SD/MI dari 355 pada tahun 2005 menjadi
362 pada tahun 2009. Demikian pula dengan SMA/MA /SMK dari 34 bertambah
menjadi 43. “Secara spasial, sebaran lembaga pendidikan formal dari
pendidikan dasar hingga pendidikan menengah semakin merata, terutama
pada jenjang pendidikan dasar teah tersedia merata di seluruh
kecamatan,” paparnya.
Peningkatan jumlah sekolah ini kata JM, juga diikuti oleh peningkatan
jumlah guru pada seluruh jenjang pendidikan. Selain itu, pada sektor
mutu guru yang dibuktikn oleh banyaknya guru yang dinyatakan lulus
sertifikasi.
Dan juga meningkatnya akses masyarakat miskin terhadap program beasiswa
hal ini dilakukan dalam rangka meringankan beban biaya pendidikan yang
ditanggung keluarga. “Kami telah berupaya untuk meningkatkan cakupan
program beasiswa yang lebih luas dengan sumber anggaran disamping APBD
kabupaten juga dari APBD propinsi,” jelasnya.
Hal yang sama pada pembangunan dibidang kesehatan sebagai prioritas
pembangunan berikutnya. Dijelaskan, dalam kurun waktu 2005-2009,
pemerintah daerah telah berhasil melakukan revitalisasi Puskesmas dan
jaringannya secara signifikan, kemudian meningkatnya akses masyarakat
terhadap air minum dan sanitasi lingkungan.
Selain itu, juga meningkatnya layanan kesehatan bagi masyarakat miskin
terutama keluarga tidak mampu yang dilakukan melalui Program Jamkesmas,
mengintensifkan pencegahan dan pemberantasan penyakit, sosialisasi
lingkungan sehat, perbaikan gizi dan peningkatan kesehatan keluarga.
Kemudian untuk sektor pembangunan ekonomi daerah, dipaparkan telah
mengalami kemajuan yang dibuktikan dengan peningkatan dalam produksi
pertanian tanaman pangan. Pada tahun 2005, produksi gabah kering giling
sebanyak 242,633 ton kemudian meningkat menjadi 322,806 ton pada taahun
2009.
Peningkatan ini jelas JM karena didukung oleh sarana prasarana irigasi,
mekanisme pertanian, penggunaan benih unggul, penkanan wabah penyakit
dan paktor pendukung lainnya. “Pencapaian ini mengantarkan kita pada
penghargaan ketahanan pangan di tahun 2008 dan 2009,” jelasnya.
Sumber : Admin-HU.GaungNTB |