Username    Password 
Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Web Admin Ruang Server Dishubkominfo Kantor Bupati Lt.3 Jl. Garuda No.1 Sumbawa Besar         # Sukseskan Penerapan e-KTP di Kabupaten Sumbawa Untuk Mewujudkan Tertib Data Penduduk         # Pastikan Diri Anda dan Keluarga Telah Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Sebagai Syarat Pembuatan e-KTP        
Berita Terkini

INDEX ARTIKEL

Minggu, 23 Januari 2011, 03:41 WIB
Hari Jadi ke-52 Kabupaten Sumbawa Menuju Kiprah Sumbawa Yang Menggeliat

HARI JADI KE – 52 KABUPATEN SUMBAWA MUNUJU KIPRAH SUMBAWA YANG MENGGELIAT
Oleh:  Ir. A.Yani (Kabag Humas Dan Protokol Sekretariat DPRD Kab. Sumbawa)

 

Hari jadi Kabupaten Sumbawa Ke- 52 tanggal 22 Januari 2011 tidak lepas dari proses kelahiran Kabupaten Sumbawa Pemerintahannya menjadi Swapraja Sumbawa yang masih bernaung pada Propinsi Sunda Kecil terus mengalami perubahan untuk mencari bentuk yang sesuai dengan perkembanganya sampai dilikuidasinya daerah pulau Sumbawa pada 22 Januari 1959 yang selanjutnya hari lahirnya  Kabupaten Sumbawa Nomor 16/KPTS/DPRD tanggal 29 Mei 1990.

Peringatan momentum tersebut di tahun 2011 menjadi lebih sangat  special, karena dalam hitungan belum seminggu, tepatnya 17 Januari 2011 secara resmi kita memiliki pemimpin daerah yang baru untuk lima tahun kedepan, yang telah dilakukan pengambilan sumpah/janji dan pelantikannya oleh Gubernur Nusa Tengara Barat, DR TGH. M. Zainul Majdi, MA melalui Sidang  Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Sumbawa.

Pemimpin yang memiliki representasi rakyat dan amat legitimasi tersebut, menjadi ekspektasi kita semua untuk membangun Sumbawa lima tahun kedepan, kita semua telah  usai melakukan pesta demokrasi yang berlangsung sangat elegan dan damai. Modal ini menjadi pegangan bersama untuk secara kolektif emosional mendukung secara totalitas dalam kerangka memacu dan memicu akselerasi pembangunan Sumbawa Kedepan.

Dalam ekosistem lima  tahun kebelakang. Sumbawa telah dihujani gelimangan prestasi yang cukup dasyat, tentunya ini buah dari kekaryaan yang menjadi  sebuah kerja keras dengan dilandasi kebersamaan untuk membangun kearah yan lebih baik.

Seiring itu semua atur dan proses perjalanan dan waktu. Kabupaten Sumbawa kian menjadi primadona daerah yang dikenal degan miniature Indonesia  di Nusa Tenggara Barat kian menggeliat, bahkan inforamsi terkahir Sumbawa termasuk daerah yang dikategorikan sebagai daerah yang kaya dengan Sumber Daya Alam. Khususnya potensi pertambangan.

Infrastruktur

Menimpah ruahnya potensi alam merupakan anugerah tuhan sehinggal dalam ekploitir anugerah tersebut harus dinikmati secara kolektif oleh anak – anak kita, karena sesungguhnya juga haru dipelihara dan dikawal untuk proses  kesinambungan alih generasi dalam  perjalanan waktu yang panjang.

Perjalanan sejarah dan kehidupan Indonesia, bahwa yang ada dan yang hidup sekarang berada pada wilayah dan fase waktu transisi.

Perubahan evolusioner  yang ditandai lahirnya alam reformasi perubahan masa lampau menuju era kekinian, setelah kondisional yang menerpa meretas noktah – noktah kesumbatan yang direcok oleh otoriterisme.

Kontekstual yang ditandai tumbuhnya otonomi telah  menjadi tunutan publik untuk memperkuat posisi daerah, ini tentunya berkisar dari pemikiran rasional dari sebuah pelayanan yang belum maksimal ketika harus dikomparsikan dengan potensi alam maupun jaminan Infrastruktur yang memadai.

Infrastruktur menjadi bagian sebagai ketalisator dan siklus menuju perjalanan untuk merambah nafas – nafas kehidupan guna menyongsong kehidupan  kesejahteraan yang memadai. Hakiki Infrastruktur dalam tatarannya bersifat fisik dan non fisik, secara fisik merupakan ketersediaan sarana dan prasarana sebagai penghubung strategis untuk membuka isolasi daerah secara  non fisik merupakan keleluasan pengembangan sumber daya alam, manusia maupun aspek – aspek sosial lainnya.

Pengembangan Infrastruktur merupakan tugas Negara karena sesungguhnya Negara yang menata konsep – konsep regulasi dalam suatu sistem yang dinakhodai oleh pimpinan Negara, sehingga berlanjut lokusnya didaerah – daerah.

Semua ini, secara realitas sampai hari ini kita terus berhadapan langsung dengan fakta nil dari fenomena kemiskinan dan indeks pembangunan rendah, sehingga terus terkonkong pada alam yang belum bangkit dari esensi hidup sehat dan sejahtera.

Kedepan, pembangunan  Infrastruktur dalam perspektif makro menjadi kajian sari pati dari keberhasilan pembangunan Negara dan daerah karena konsekwensinya akan membawa terkikisnya kemiskinan menjua kesejahteraan

Isu – isu lokal

Selain isu – isu kemiskinan kondisi isolasi dan pengembangan infrastruktur menjadi klasik dan kondisi suatu daerah yang kita  pahami karena dimensi keterbatasan – keterbatasan dan faktor geografis maupun geologi.

Dampak dari kekayaan tambang yang kita miliki, secara perlahan – lahan akan menganggu ekosistem dan lingkungan, sehingga kondisi ini perlu diatur dalam regulasi dalam perpihak pada ramah lingkungan kita harus segera menghindari illegal mining yang akan mencabik – cabik alam kita.

Dari sisi  politik, pada saat ini daerah kita, kini berhadapan dengan proses pemekaran daerah, yaitu. Pembentukan kota Samawa Rea dan Provinsi Pulau Sumbawa. Khasanah pemekaran daerah ini. Spiritnya adalah untuk mendekatkan pelayanan serta pengembangan otonomisasi dalam membangun rumah tangga dari daerah masing – masing semoga apa yang dipenakan oleh penulis pada kolom dan opini  ini menjadi paparan terhadap bagian kompilasi struktur dari isu – isu yang bersifal local.

Isu-isu tersebut berkaitan dengan tuntunan untuk menuju perubahan yang diharapkan berimplikasi yang akan membawa nilai – nilai kesejahteraan dengan optimisme kolektif menjadi bagian dari euphoria dan spirit untuk menangkap masa depan yang lebih gemilang.

Dalam upaya untuk berkiprah dalam kemajuan yang menggeliat pada semua lini dan matra pembangunan, jiwa yang selalu terlahir dan tertanam dalam diri kita adalah tidak menjadi tamu dikampung sendiri, akan tetapi menjadi bagian dari gelombang pembaharuan dan perubahan dari sebuah kemajuan dalam cita – cita menuju Atmosfer kesejahteraan public yang  kakiki dan paripurna.

Musakara Rea ; Kebangkitan Kebudayaan Samawa

Pertemuan kebudayaan yang bertajuk Musakara Rea Lembaga Adat Tana Samawa yang berlangsung tanggal 10 Januari 2011 menjadi momentum ama strategis sebagai Kebangkitan Kebudayaan Samawa, ditandai dengan telah

Dilaksanakan pengangkatan dan pengukuhan H. Daeng Muhammad. Abdurrachman Kaharuddin, SE, MBA sebagai Putra Mahkota Kesultanan Sumbawa ( Pewaris Kesultanan Sumbawa) menjadi Sultan Sumbawa yang ke – 17 dengan gelar Sultan Muhammad Kaharuddin IV ini menjadi penting karena memberikan porsi stategis dalam pengembangan pembangunan kebudayaan kedepan, sekaligus kebangkitan Kebudayaan Samawa yang akan mampu memberikan kontribusi dalam kerangka pembentukan karakter Tau Samawa dalam tatanan nilai – nilai peradaban Samawa.

Implikasi penting dari momentum tersebut dalam tataran lokal, akan terlahir kembali ketokohan Samawa yang menjadi panutan bagi Tau Samawa. Sehingga peran – peran revitalisasi dari fungsi – fungsi Adat Samawa dapat dikembangkan dan dilestarikan dalam turunan generasi yang panjang.

Pesan -  pesan penting yang bernilai amat strategis dalam pemaknaan nilai dan eksistensi dari kebudayaan Samawa, ketika, Gubernur NTB, DR TGH M. Zainul Majdi, MA menyampaikan sambutannya pada sidang istimewa DPRD Kabupaten Sumbawa. Bahwa pembangunan kebudayaan Samawa yang sangat kental dengan nilai – nilai islami, dan diyakini bahwa kebudayaan akan mampu memberi kontribusi terhadap pembentukan insan masyarakat yang berperadaban dan berkarater lokal namun berwawasan global. Kiranya perlu dikonkritkan dalam sinergisitas dalam bentuk melakukan upaya revitalisasi fungsi istana dalam Loka sebagai pusat studi Kebudayaan Samawa.

Tentunya, hari jadi Kabupaten Sumbawa ke – 52 tahun 2011 menjadi bagian yang sungguh – sungguh amat bermakna, karena telah dihadapkan pada momentum bulan pertama dari pemerintahan baru. Drs. H. Jamaluddin Malik  dan Drs. H. Arasy Muhkan, menggeliatnya isu – isu pengembangan sumber daya dan dinamika pembangunan politik dalam pemekaran wilayah serta kebangkitan Kebudayaan Samawa sebagai hasil rumusan Musakara Rea Lembaga Adat Tana Samawa. Tahun  2011.

 

Sumber : Ir. A.Yani
Jum'at, 25 Juli 2014, 15:14 WITA
SIARAN PERS; HARI TERAKHIR MASUK KANTOR PARA PEGAWAI BERGOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LOKASI SHALAT IED
Memasuki hari terakhir masuk kantor di bulan Ramadhan 1435 H pada Jum’at 25 Juli 2014, para aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa
Jum'at, 25 Juli 2014, 15:13 WITA
SIARAN PERS; KONI KABUPATEN SUMBAWA SERAHKAN PENGHARGAAN KEPADA ATLET BERPRESTASI PADA PORPROV NTB IX TAHUN 2014
Pemkab. Sumbawa melalui KONI Sumbawa melaksanakan penyerahan penghargaan kepada atlet berprestasi peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi NTB ke-IX yang
Kamis, 24 Juli 2014, 11:50 WITA
GARUDA BEROPERASI SEPTEMBER 2014
Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar menyatakan maskapainya akan mulai beroperasi untuk rute Sumbawa-Mataram-Surabaya, September 2014 mendatang.
Rabu, 23 Juli 2014, 12:53 WITA
PENEGASAN HARI LIBUR DALAM RANGKA HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1435 H
Berdasarkan Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 060/291/ORG/2013 Tanggal 11 Desember 2013 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2014, maka untuk
Kamis, 17 Juli 2014, 09:31 WITA
SIARAN PERS; BUPATI HIMBAU WASPADA PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN PEJABAT KEJAKSAAN
Belakangan ini marak penipuan yang mengatasnamakan Kejaksaan Tinggi Propinsi NTB,. modusnya, penelepon yang mengaku sebagai Kajati NTB ini menghubungi
Galeri Foto index »

Home   |   Buku Tamu   |   Perizinan   |   Links   |   Site Map   |   Hubungi Kami
Sambutan Bupati   |   Profil SKPD   |   Ke Sumbawa   |   Cerita Rakyat   |   Agenda   |   Forum Diskusi
Copyright © Kabupaten Sumbawa. All rights reserved. Developed by Citraweb Nusa Infomedia.